azeliasarah's mind

exploration of my mind

Etika Berkendara

    Definisi Etika

Kata etika, seringkali disebut pula dengan kata etik, atau ethics (bahasa Inggris), mengandung banyak pengertian.

Dari segi etimologi (asal kata), istilah etika berasal dari kata Latin “Ethicos” yang berarti kebiasaan. Dengan demikian menurut pengertian yang asli, yang dikatakan baik itu apabila sesuai dengan kebiasaan masyarakat. Kemudian lambat laun pengertian ini berubah, bahwa etika adalah suatu ilmu yang mebicarakan masalah perbuatan atau tingkah laku manusia, mana yang dapat dinilai baik dan mana yang dapat dinilai tidak baik.

Etika juga disebut ilmu normative, maka dengan sendirinya berisi ketentuan-ketentuan (norma-norma) dan nilai-nilai yang dapat digunakan dalam kehidupan sehari-hari.

Etika merupakan cabang filsafat yang mempelajari pandangan-pandangan dan persoalan-persoalan yang berhubungan dengan masalah kesusilaan, dan kadang-kadang orang memakai filsafat etika, filsafat moral atau filsafat susila. Dengan demikian dapat dikatakan, etika ialah penyelidikan filosofis mengenai kewajiban-kewajiban manusia dan hal-hal yang baik dan buruk. Etika adalah penyelidikan filsafat bidang moral. Etika tidak membahas keadaan manusia, melainkan membahas bagaimana seharusnya manusia itu berlaku benar.

    Definisi “Berkendara

1. menjalankan kendaraan, mobil;
2. menaiki (menumpang) suatu alat tunggangan (tumpangan dsb): aturan ~ perlu dipatuhi untuk keselamatan penumpang.

Dari definisi kedua kata diatas, dapat ditarik kesimpulan bahwa “Etika Berkendara” adalah bagaimana cara manusia mengemudi atau menjalankan kendaraan dengan benar.

Namun, pada praktiknya tidak semua pengendara berlaku secara benar di jalanan.
Etika berkendara seringkali dianggap hal yang sepele bahkan diabaikan, padahal hal ini penting sekali untuk keselamatan si pengendara dan penumpangnya.
Salah satu contoh etika berkendara adalah dengan bersikap disiplin di jalanan, mematuhi segala aturan rambu lalu lintas yang berlaku, tidak menyalip dari sebelah kiri, tidak kebut-kebutan, tidak putar balik pada area yang dilarang. Karena, bersikap disiplin saat berkendara adalah modal utama untuk keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lain.

sumber :
http://af008.wordpress.com/etika-etiket-dan-moral/
http://artikata.com/arti-368011-berkendara.html

Single Post Navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: